Beberapa Faktor Disaat Mengambil Keputusan Untuk Berhenti Untuk Menjalin Hubungan

BERKAHPOKER Sebagian orang memilih melakukan pendekatan atau PDKT, sebelum menyatakan cinta ke gebetan. Seperti yang sedang kamu jalani saat ini. Tujuannya tak lain adalah untuk memantapkan hati dengan mengenal doi lebih dalam lagi. Mungkin awalnya, kamu naksir karena kagum sama penampilan fisik dan pengetahuannya yang luas.

Belum tentu setelah tahu sifat aslinya, perasaanmu tidak berubah. Bisa jadi sebaliknya, rasa cintamu semakin pudar dan hilang tak ada sisa. Nah, kalau ternyata gak cocok, tidak ada salahnya kamu memilih berhenti mendekati doi, kok. Asal penyebabnya jelas dan kamu juga bersedia ‘pamit’ baik-baik.

Berikut lima alasan berhenti melakukan PDKT ke gebetan itu gak selamanya salah dan kejam. Baca baik-baik, ya! Jangan sampai salah paham.

1. Masa PDKT adalah ajang untuk saling mencari kecocokan bukan perjodohan

Kamu bukan sedang ikut ajang pencarian jodoh, apalagi dijodohkan. Jadi wajar bila masa PDKT ini dimanfaatkan untuk mencari kecocokan di antara kalian. Harapannya, sih lebih banyak persamaan daripada perbedaan, ya. Jadi, gak susah-susah amat untuk menyelaraskan pemikiran kalian berdua. Maka dari itu, bila dirasa kamu dan dia jauh dari kata cocok, buat apa dipaksakan? Toh, juga ke depannya gak akan bisa nyambung, kok.

Kamu boleh, lho bilang baik-baik padanya, untuk tidak melanjutkan proses PDKT ini. Jaga-jaga, kalau langsung menghindar tanpa kabar nanti malah disangka ghosting lagi.

2. Sejak awal kamu gak menjanjikan untuk jadian, tapi mengenal pribadi doi dulu lebih dalam

Ini bagus, bila sejak awal kenal dan berniat PDKT dulu kamu tidak menjanjikan untuk jadian. Memang harapanmu, sih bisa nyambung dan makin cocok sama doi. Tapi, selalu ada kemungkinan lain, kan? Dengan berjanji bahwa pada akhirnya kalian bakal bersama, itu artinya kamu sedang memberinya harapan palsu, lho.

Sadar akan hal itu, membuatmu gak sampai hati menjanjikan apa-apa selain berniat untuk mengenal si dia lebih dalam. Kalau jodoh ya syukur, jika tidak mungkin kalian bisa berlanjut jadi teman.

3. Mantan gebetan masih bisa jadi teman, sementara mantan kekasih belum tentu tetap akur, lho!

Tidak semua orang bisa berbesar hati untuk tetap berteman akrab dengan sang mantan kekasih. Tetapi bisa beda cerita ketika kalian masih dalam proses pendekatan. Setelah tahu bahwa kamu, tuh banyak pertentangan dengan doi, akhirnya hatimu memutuskan untuk mundur. Gak jadi menyatakan cinta dan berharap jadian sama dia. Tapi karena niat menyerah itu disampaikan dengan baik, ada kemungkinan kalian tetap bisa berteman, kok. AGEN POKER TERPERCAYA

Mungkin awalnya bakal canggung, tapi lama-lama bisa terbiasa juga, kok. Malahan nantinya pengalaman ini bisa jadi bahan lucu-lucuan yang kalian tertawakan bersama.

4. Daripada memaksakan diri untuk jadian, tapi nyatanya tidak ada chemistry di antara kalian

Terkadang orang memilih untuk tetap menyatakan cinta pada gebetannya, akibat sungkan sudah lama PDKT masa gak jadian, sih? Padahal dalam hati dia sadar, mereka gak memiliki chemistry sama sekali. Syukur-syukur doi menolak, jadi ada alasan untuk menjauh, deh. Yakin itu jalan keluar yang terbaik? Itu, sih pengecut namanya. Nah, kalau ternyata doi menerima gimana? Mau gak mau harus tetap jadian, kan?

Tentu saja nantinya kamu bakal menjalani hubungan ini dengan berat hati, lho. Pura-pura senang padahal hati rasanya hambar. Makanya, lebih baik bicara terus terang saja. Minta maaf karena sudah membuang waktunya dan pamit dengan baik-baik. Itu baru gentle!

5. Menjaga nama baikmu sendiri itu penting!

Bayangkan kalau kamu memutuskan untuk menghilang begitu saja tanpa ada kabar. Tentunya gebetanmu bakal gak terima, dong. Jangan salahkan doi kalau semenjak saat itu, label tukang ghostingtersemat pada dirimu. Ini bisa berdampak buruk buat reputasimu, lho!

Tiap kali mendekati lawan jenis, eh langsung ditolak mentah-mentah, karena mereka takut jadi korban berikutnya. Waduh! Makanya, lebih baik mengundurkan diri baik-baik daripada main kabur begitu.

Tidak ada yang salah dengan bersikap jujur dan terbuka apa adanya. Terlebih lagi jika kamu menyadari gak ada kecocokan sama gebetanmu. Memang kenyataan itu kadang menyakitkan, tetapi menipu jauh lebih parah. Nah, bila kamu berada di kondisi serupa kira-kira pilih mana? Bilang terus terang atau menjauh diam-diam? Berikan opinimu di kolom komentar, ya! AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *