Situs Domino Terpercaya

KPK Ditekan Untuk Mencari Siapa Saja Yang Terkait Korupsi Bansos

BERKAHPOKER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengusut keterlibatan politikus PDI Perjuangan Herman Hery dan Ihsan Yunus dalam kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) COVID-19. Keterlibatan keduanya terungkap dalam persidangan pemeriksaan saksi di pengadilan tindak pidana korupsi.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana mempertanyakan latar belakang pemberian jatah pengelolaan paket bansos tersebut kepada pihak-pihak tertentu seperti Herman Herry, Ihsan Yunus, Bina Lingkungan, dan kerabat maupun kolega Juliari Batubara.

Hal ini penting, setidaknya untuk membuktikan dugaan nepotisme dibalik penunjukkan tersebut, karena hubungan mereka dalam satu partai yang sama,” ujar Kurnia dalam keterangan tertulis, Rabu.

1. ICW juga desak KPK telusuri dugaan pemberian suap dari vendor teknis ke pengelola bansos

ICW juga mempertanyakan kualitas keempat kelompok itu untuk mendapat proyek pengelolaan paket bansos seperti diatur dalam LKPP. Selain itu, kata Kurnia, ICW juga mendesak KPK untuk menelusuri apakah ada dugaan pemberian suap dari vendor teknis yang menyediakan paket sembako, ketika pihak-pihak itu ditunjuk sebagai pengelola.

Jika ada, selaku penyelenggara negara, mereka telah memenuhi kualifikasi sebagai penerima suap,” ujarnya.

2. KPK juga diminta mendalami keterlibatan swasta

Kurnia juga meminta KPK untuk menelusuri dugaan pemberian imbalan kepada pihak-pihak swasta. KPK harus mendalami apakah pihak swasta tahu bahwa uang yang diberikan berasal dari tindak kejahatannya atau tidak.  AGEN POKER TERPERCAYA

Jika pihak swasta tersebut mengetahui dan tetap menerima pemberian itu, maka patut diduga ia melanggar Pasal 5 ayat (1) UU TPPU sebagai pelaku pasif dan dapat diproses hukum oleh KPK,” jelasnya.

3. Biaya bansos COVID-19 diduga mengalir ke sejumlah pihak

Dalam persidangan, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako COVID-19 di Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos, Matheus Joko Santoso, membeberkan rincian penggunaan Rp14,7 miliar uang yang berasal dari “fee” perusahaan penyedia bansos sembako COVID-19.

Terungkap bahwa dana bansos mengalir ke sejumlah pihak. Pihak yang diduga ikut menerima mulai dari pejabat Kemensos, anggota BPK, sampai artis Cita Citata.

Sebanyak Rp14,7 miliar yang diberikan ke menteri kurang lebih sebesar itu, dari jumlah itu Rp8,4 miliar saya berikan ke Pak Menteri melalui Pak Adi. AGEN POKER ONLINE

Situs Domino Terpercaya

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *