Situs Domino Terpercaya

Tni Polri Perpanjang Masa Tugas Madago Raya Untuk Buru Teroris MIT

BERKAHPOKER Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, Polri memperpanjang masa tugas tim pemburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya. Perpanjangan Satgas ini berlaku mulai 1 April 2021.

Diperpanjang, untuk ke depan akan mengedepankan preemtif dan preventif. DPO masih 9 orang, bisa juga bertambah, karena demikian kami juga memperpanjang aksi buruh dan menangkap semua teroris yang berada di hutan tersebut maupun mereka bertambah akan kami lacak dan kami basmi sampai bersih ke akar.

1. Satgas Madago Raya sandi baru Tinombala

Untuk diketahui, Satgas Madago Raya adalah sebuah operasi dan sandi yang sebelumnya disebut dengan nama Tinombala.

Taget dari operasi tim ini adalah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan jaringannya, khusus dalam pengejaran di kawasan Poso, Sulawesi Tengah, jika kami sebagai aparat penegak hukum membiarkan mereka berkeliaran kembali maka penduduk setempat bisa menjadi korban teroris dari mereka yang sangat sangat kejam, maka dari itu kami berharap semua warga dan rakyat indonesia jika mengetahui jika ada angota ata yang bersangkutan dengan teroris segera menghubungi pihak berawjib makan kami akan segera menangkap mereka.

2. Ada dua anggota MIT tewas dalam baku tembak

Baru-baru ini Satgas Madago Raya terlibat baku tembak dengan MIT dan menyebabkan dua anggota MIT tewas yakni Khairul alias Irul alias Aslam, warga Kabupaten Poso kelahiran Desa Kalora dan Alvin alias Mus’ab, asal Provinsi Banten.

Baku tembak terjadi pada 1 Maret 2021 di wilayah pegunungan Andole, Kampung Maros, Poso Pesisir, Kabupaten Poso. AGEN POKER TERPERCAYA

Irul adalah menantu Santoso, bekas pemimpin MIT Poso sebelum Ali Kalora. Saat kontak tembak terjadi, Irul tewas setelah bom lontong di tubuhnya meledak. Sementara Alvin tewas akibat luka tembak di bagian kepala.

3. Kapolda sebut MIT Poso mulai kekurangan logistik makanan dan persenjataan

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rahkman Baso menyebutkan, saat ini kondisi kelompok MIT Poso kian melemah dan memberi kesempatan bagi TNI/Polri untuk memburu sisa anggota MIT.

Kami masih melakukan pengejaran karena pada saat kontak tembak, terdapat empat orang dan dua orang lolos, kata Rakhman.

Salah satu alasan Kelompok MIT Poso masih bertahan hidup di hutan, ujar Rakhman, karena masih diberi kebutuhan makanan oleh masyarakat.

Biasanya, MIT Poso akan melakukan teror dan memaksa warga untuk memberikan makanan, katanya.

Saat ini, kata dia, kekuatan persenjataan kelompok MIT Poso tersisa satu pucuk senjata laras panjang dan dua pucuk laras pendek. Hal itu dikatakan Rakhman setelah pihaknya menyita sejumlah barang bukti berupa 11 butir amunisi senjata laras panjang, golok, ransel, senter, baterai, dan GPS usai peristiwa kontak tembak. AGEN POKER ONLINE

Situs Domino Terpercaya

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *