Beberapa Faktor Mitos Tentang Tumor Otak Inilah Penjelasan Tersebut

BERKAHPOKER Tumor otak adalah pertumbuhan abnormal jaringan pada otak atau tulang belakang pusat, yang bisa mengganggu fungsi otak yang tepat. Gejala tumor otak meliputi sakit kepala yang tidak biasa, mual, muntah, kelumpuhan wajah, hingga gangguan tidur.

Meski tergolong salah satu penyakit berbahaya, tetapi tumor otak bisa disembuhkan asalnya terdeteksi dan mendapat penanganan dini. Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan kondisi ini, karena mitos yang banyak beredar di masyarakat tentang penyakit ini. Padahal, belum tentu mitos-mitos tersebut terbukti kebenarannya.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini lima mitos seputar tumor otak yang banyak beredar di masyarakat.

1. Semua tumor otak adalah sama

Mitos pertama tentang tumor otak adalah bahwa semua tumor otak adalah sama. Padahal, kenyataannya tidak demikian karena tumor otak memiliki banyak jenis.

Lebih dari 150 tumor otak yang berbeda telah didokumentasikan. Namun, dua kelompok utama tumor otak disebut primer dan metastatik.

Tumor otak primer termasuk tumor yang berasal dari jaringan otak atau lingkungan sekitar otak, sedangkan tumor otak metastatik termasuk tumor yang muncul di tempat lain di tubuh (seperti payudara atau paru-paru) yang bermigrasi ke otak, biasanya lewat aliran darah. Tumor metastatik dianggap sebagai kanker dan ganas.

2. Tumor otak hanya menyerang orang tua

Tumor otak tidak hanya menyerang kelompok orang tua saja, namun juga bisa menyerang semua kelompok usia, termasuk anak-anak. tumor otak lebih umum pada anak-anak dewasa yang lebih tua, walaupun usia berapa pun bisa mengembangkannya.

Akan tetapi, tumor berbeda pada anak-anak dan orang dewasa, karena melibatkan sel asal dan lokasi yang berbeda di otak, sehingga mempunyai spektrum patologi dan presentasi yang bervariasi.

3. Semua tumor otak bersifat kanker

Seperti yang dijelaskan di laman Cedars-Sinai, tumor otak dapat dikelompokkan berdasarkan jenis sel yang terlibat (seperti meningioma, astrocytoma, limfoma, dan lain-lain) atau berdasarkan lokasinya di otak. Sel-sel yang bermetastasis dapat tumbuh di satu atau beberapa area otak. Hampir setengah dari semua tumor otak adalah non-kanker (jinak), tumbuh lambat, dan merespons dengan baik terhadap pengobatan. AGEN POKER TERPERCAYA

4. Semua penderita tumor otak memiliki tanda dan gejala yang sama

Meski ada beberapa gejala tumor otak yang umum, tetapi tidak semua penderita tumor otak memiliki tanda dan gejala yang sama. Setiap individu yang didiagnosis tumor otak memiliki gejala yang bervariasi.

Beberapa penderita tumor otak kemungkinan tidak memiliki gejala yang mengindikasikan kondisi ini, sementara yang lainnya kemungkinan menunjukkan gejala yang memburuk seiring waktu.

5. Tumor otak tidak bisa kambuh

Sesudah diangkat melalui operasi, tumor otak yang jinak umumnya jarang kambuh. Berbeda dengan tumor ganas atau kanker, yang berisiko lebih tinggi untuk kambuh di kemudian hari.

Oleh sebab itu, sebaiknya penderita tumor otak harus tetap memeriksakan diri ke dokter beberapa waktu setelah dinyatakan sembuh, agar dokter bisa mengetahui bila ada potensi kekambuhan di kemudian hari.

Itulah lima mitos seputar tumor otak yang banyak beredar di masyarakat yang perlu diluruskan. Ingat, pemahaman yang salah terkait kesehatan bisa berpotensi bahaya di kemudian hari. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *